Posted by: Ardijan Abu Hanifah | November 19, 2009

Apakah BI itu?

BI atau Business Intelligence yang telah tumbuh pesat dalam satu dasawarsa terakhir mempunyai arti yang luas.
Pada awalnya BI hanya menyangkut pada database Customer saja, namun sekarang telah meluas pada semua segi dari suatu bisnis.

Sebenarnya tujuan BI menyangkut dua hal penting:

Data Integration, yang berarti menarik data dari berbagai sumber data yang terpisah-pisah dalam berbagai format data, dari berbagai Database lalu disimpan pada satu Database dan membuatnya dapat di access dengan mudah dengan cara yang seragam. Database ini biasa disebut dengan Data Warehouse.

Analysing and Viewing, yang berarti menyediakan cara untuk menampilkan dan melakukan analisa data dengan cara yang baru dan menampilkan informasi yang sebelumnya tersembunyi. Aplikasi untuk keperluan ini biasa disebut dengan BI Application.

Tujuan tersebut telah dikembangkan selama bertahun-tahun. Awalnya tampak seperti alat untuk market research,  untuk mengentahui karakteristik Customer, untuk menemukan pola-pola dalam Pendapatan dan Keuntungan, atau untuk memahami perilaku Customer, namun saat ini tool yang sama juga dipakai untuk melihat berbagai aspek bisnis.

Istilah BI sendiri pertama kalinya diperkenalkan oleh Howard Dresner dari Gartner Group pada tahun 1989 dengan defenisi
sbb.:

“Business Intelligence is a set of concepts and methodologies to improve  decision-making in business through the use of facts and fact-based systems”

Menurutnya BI adalah sekumpulan konsep dan methodologi untuk meningkatkan pengambilan keputusan dalam bisnis dengan cara menggunakan fakta dan sistem yang berdasarkan fakta.

Bahan dasar dari BI adalah semua transaksi individu, dan data diambil dari berbagai sisi bisnis. Dengan BI setiap detail data bisa diambil namun akan disimpan dengan menggunakan struktur data yang baru sehingga detail tersebut dapat di access dari berbagai sudut pandang. Sehingga untuk setiap pertanyaan bisnis BI akan dapat memberikan jawaban secara tepat dan cepat.

BI akan memberikan sudut pandang bisnis dengan detail yang belum pernah ada sebelumnya. Hal itu dapat dicapai dengan cara merestrukturisasi informasi dengan tepat yang dibutuhkan oleh setiap fungsi kerja, apakah fungsi kerja tersebut adalah market research,
quality assurance, general management atau fungsi kerja yang lain.

Fungsi-fungsi BI yang lain adalah;

-BI memungkinkan pebisnis untuk melihat kinerja bisnisnya dari berbagai sudut pandang, tidak hanya dari sisi accounting belaka.
-Untuk mengetahui pola belanja customer
-Untuk mengungkap hubungan antara suatu kejadian dengan kinerja dagang.
-Untuk melihat dampak nyata dari suatu promosi selagi masih berlangsung.
-Untuk mengungkap penipuan dan pemborosan yang tak berguna.
-Untuk melihat suatu problem selagi dibenahi

Singkatnya, BI memungkinkan untuk memanfaatkan nilai yang ada secara detail

Teknologi apa saja yang digunakan BI?

ETL Tool:
Agar data dari berbagai sumber data dapat di access, maka diperlukan teknologi yang bisa connect ke berbagai Database di berbagai platform. Proses ini meliputi Collection, Cleansing, Extraction, Transformation, and Loading, Tool yang menyediakan fungsi-fungsi ini biasa disebut ETL Tool. Ada berbagai macam ETL tool yang tersedia di pasar, tersebar dngan bebagai kelebihan fungsi dengan harga yang beragam juga.

OLAP Engine:
Agar suatu data dapat dilihat dan di analisa dari berbagai sudut pandang, maka data tersebut perlu disimpan dengan struktur multi dimensi, atau yang disebut dengan Multidimensional database. Untuk  mempercepat query dan analisa maka semua relasi data perlu disimpan dalam group-group dari item-item data yang behubungan, disimpan juga Jumlah item yg berhubungan, dan agregasi dari kuantitas data yang  berhubungan. Semua fungsi ini akan ditangani oleh OLAP Engine.
(Lebih jauh mengenai OLAP akan dibahas pada sesi tersendiri)

Query Tool:
Setelah data disimpan dalam Multidimensional Database, untuk menampilkannya diperlukan tool khusus yang dapat melakukan
berbagai query multi dimensi. Tool ini dapat membuat rumusan query multi dimensi yang kompleks dengan cara yang sederhana
tool ini biasa disebut dengan Query Tool. Beberapa produk Query Tool dipasaran telah dilengkapi juga dengan OLAP Browser
bahkan ada yang di paket dengan Reporting Tool.

Reporting Tool:
Pada Multidimensional Database reporting tool yang dipakai juga harus bisa membaca data multi dimensi.
Pada umumnya Reporting Tool bisa dijalankan dengan cara visual desain dan sudah dilengkapi dengan OLAP Browser.
Report dapat diexport dalam berbagai format sperti format CSV,  PDF file atau PPT file untuk keperluan presentasi.
Beberpa Reporting Tool di pasaran bahkan ada yang dilengkapi dengan Distribution Utility dan Schedulling.

Dashboarding Tool:
Informasi yang disampaikan untuk para pengambil keputusan biasanya tidak ditampilkan dalam angka-angka dalam tabel,
namun dalam bentuk grafik-grafik interaktif untuk mempermudah dan mempercepat pengambilan keputusan. Tool yang mempunyai kemampuan ini disebut dengan Dashboarding Tool.
Dashboarding Tool dilengkapi dengan berbagai macam grafik seperti Bar Chart, Pie Chart, Gauge Chart, dll. baik 2D maupun 3D,

Disamping Tool utama yang sudah disebut diatas, sebenarnya masih ada beberapa tool lagi yang biasa dipakai baik oleh BI Developer ataupun oleh BI User. Mengenai hal ini akan dibahas disesi lain.

Reff:
Tiwana, Amrit, 2001. The Essential Guide to Knowledge Management, New York,USA, Prentice Hall
Kimbal, Ralp, 1996, The Data Warehouse Toolkit, New York-USA,  Jhon Wiley & Sons, Inc.

About these ads

Responses

  1. mw tanya tools OLAP yg bagus apa y?

    • Apa yg anda maksud dg OLAP Tool? Apakah yg anda maksud ETL Tools atau OLAP Engine? Apakah ‘Baik’ menurut anda? Karena ‘Baik’ bisa berarti Rich Functionalities, Good Performance, Scalable, Multi Platform, atau Good Pricing?
      Karena dipasaran tidak ada satu product yg dapat mempunyai semua sifat diatas sekaligus. Di papan atas ada beberapa ETL Tool seperti Informatica atau Oracle ODI (Sunopsis). Untuk OLAP Engine ada Oracle Hyperion Essbase, Microsoft OLAP, atau MicroStrategy. semua punya Pros dan Cons sendiri-sendiri.
      Untuk dapat memilih dg tepat, perlu ada asessment, Interview, Qusetioneer baru seorang Consultan bisa bilang “Ini Tools yg BAIK untuk anda”.
      Regards-Ardijan


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: